News

Jadi Lulusan Doktor di Usia 25 Tahun, Ini Sosok Nitya Ade Santi

100
×

Jadi Lulusan Doktor di Usia 25 Tahun, Ini Sosok Nitya Ade Santi

Sebarkan artikel ini
Jadi Lulusan Doktor di Usia 25 Tahun, Ini Sosok Nitya Ade Santi

djurnalis.com – Perempuan asal Sragen, Jawa Tengah menjadi lulusan termuda program doktor di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2022.

Wanita yang masih berusia 25 tahun itu bernama Nitya Ade Santi.

Melansir Sabtu (20/7/2022), Nitya menempuh pendidikan di SDN Jetis 2 Sragen, SMPN 1 Sragen dani SMAN 2 Sragen.

Nitya masuk SD saat berusia lima tahun kemudian lulus di usia 11 tahun, lalu ia mengambil kelas akselerasi di SMPN 1 Sragen dan lulus saat berusia 13 tahun.

Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Sragen dan lulus di usia 16 tahun.

Lalu dia melanjutkan kuliah di program studi S1 Manajemen Hutan IPB dan lulus saat berusia 20 tahun.

Bagi Nitya, menjadi lulusan termuda program doktor merupakan hal mustahil mengingat orang tuanya yang merupakan guru SD dan buruh pabrik.

Nitya yang tercatat sebagai warga Kecamatan Sambirejo itu merupakan anak kedua dari pasangan Purwoto dan Sriyanti.

“Kalau dipikir agak mustahil ya, anak guru SD sama buruh pabrik bisa jadi doktor dan lulus S3,” tuturnya, Senin (18/7/2022).

“Tapi ya karena doa beliau (orang tua), dipermudah prosesnya, dapat beasiswa,” sambungnya.

Lebih lanjut, Nitya menceritakan bahwa ia menempuh pendidikan S1 sampai S3 melalui jalur beasiswa.

Dia menerima beasiswa dari Toronto Foundation dan Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor Untuk Sarjana Unggul (PMDSU) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Selain itu, ia juga mendapatkan Beasiswa Erasmus Mundus Keyaction saat menempuh pendidikan S3.

Nitya mengambil pendidikan S2 dan S3 dengan kampus dan jurusan yang sama serta pernah ikut pendidikan singkat di University of Gottingen Jerman.

Kini, dia bekerja sebagai tenaga ahli Indonesia Forestry and Other Land Use (FoLU) Net Sink di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Doktor termuda IPB itu menekuni bidang Geographic Information System (GIS), Remote Sensing, Perencanaan Hutan, serta Pemantauan dan Inventarisasi Hutan.

Di samping itu, Nitya tercatat mempunyai pengalaman sebagai asisten profesor dalam mengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pengelolaan Sumber Daya Hutan, Analisis Citra Digital untuk Pengelolaan Sumber Daya Hutan, Perencanaan Hutan, Pengambilan Keputusan untuk Kehutanan.

Yuk! baca artikel menarik lainnya dari djurnalis.com di GOOGLE NEWS

Baca Juga:

(Yar/Rah).