BANDAR LAMPUNG, Djurnalis.com -โ€“ Sebanyak 60 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di kota Bandar Lampung mengajukan pinjaman modal tanpa bunga ke Dinas Perindustrian kota setempat, Jumat (17/11/2023).

Kepala Dinas Perindustrian kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan sejauh ini ada 60 IKM yang mengajukan, tapi dari jumlah IKM yang mengajukan tersebut, hanya 15 IKM yang di acc oleh pihak Bank.

โ€œDari awal tahun 2023 sampai sekarang, IKM yang mengajukan ke Dinas Perindustrian ada 60 IKM. Tapi yang di acc sama Banknya hanya 15 IKM,โ€ katanya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga:  Ops Zebra Krakatau 2024, Polres Metro Laksanakan Strong Point.

Adiansyah mengaku, pinjaman tanpa bungan untuk IKM dan UKM maupun Koperasi ini untuk mendorong para pelaku usaha di Bandar Lampung tersebut terus berkembang.

โ€œPinjaman tanpa bunga ini kita bekerjasama dengan bank BNI, untuk mengembangkan usaha mereka,โ€ ucapnya.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Mencegah Hoaks Menjelang Pemilu 2024 Kepada Anggota ORARI Provinsi Lampung

Ia pun mengaku, maksimal pinjaman di program tanpa bunga ini Rp50 juta.

โ€œBisa juga di atas itu, tapi ya bukan yang pinjaman tanpa bunga, tapi berdasarkan perwalinya itu pinjaman KUR,โ€ terangnya.

Namun banyaknya para IKM yang tak di acc hal itu jelasnya, karena beberapa syarat yang tidak dipenuhi.

โ€œPertama harus tidak ada pinjaman di tempat yang lain, lalu kedua istilahnya Bi checkingnya ya itu bagus tidak ada tunggakan,โ€ kata dia.

Baca juga:  Kedua Terdakwa Tidak Saling Mengenal, JPU Tuntut Dengan Pasal 340 KUHP

Selanjutnya, ada aturan apabila mereka sudah pernah pinjam yang bukan KUR artinya komersial, maka pelaku IKM tersebut dianggap sudah mampu.

โ€œJadi kalau dia meminjam lagi walaupun sudah lunas dan lancar, tapi kalau meminjam dengan yang program yang subsidi bunga ini dari Bank nya tidak memungkinkan,โ€ tandasnya. (*)