Bandar LampungNewsPemkot Bandarlampung

Dinkes Bandar Lampung Akan Berikan Vaksin HVP ke Pelajar Kelas 5 SD

37
×

Dinkes Bandar Lampung Akan Berikan Vaksin HVP ke Pelajar Kelas 5 SD

Sebarkan artikel ini
Dinkes Bandar Lampung Akan Berikan Vaksin HVP ke Pelajar Kelas 5 SD

BANDAR LAMPUNG, Djurnalis.com – — Terkait WHO telah mengeluarkan Target Eliminasi penyakit Kanker Leher Rahim tahun 2030, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam waktu dekat akan memberikan vaksin Human Papillomavirus Vaksin (HVP) pada pelajar SD di Kota Tapis Berseri, Selasa (8/8/2023).

Diketahui, Indonesia yang berada dalam satuannya sepakat mengikuti target elimimasi tersebut. Di Indonesia sendiri, terdata sejak tahun 2016 sudah ada 20 kabupaten dan Kota yang melaksanakan sebaran vaksin tersebut, dimana penyakit Kanker Leher Rahim ini 95 persennya disebabkan oleh infeksi HVP.

Dan tahun 2023, tepat minggu kedua di bulan Agustus Kota Bandar Lampung juga akan melaksanakan vaksin Serviks berbarengan dengan bulan Imunisasi Nasional.

“Tahun ini Kota Bandar Lampung akan melaksanakan imunisasi HPV bagi anak perempuan kelas 5 SD/Madrasah/sederajat, juga anak perempuan usia 11 tahun yang tidak sekolah,” kata Kadinkes Bandar Lampung Desti Mega Putri.

Lanjutnya, pemberian vaksin ini bertujuan dalam hal pencegahan dini dalam menanggulangi kanker yang juga disebut Serviks ini.

“Untuk menurunkan kejadian penyakit kanker serviks dan Menurunkan prevalensi kanker serviks,” ungkapnya.

Di Bandar Lampung sendiri kata Desti nantinya ada sekitar 6 ribu anak perempuan yang akan diberikan vaksin tersebut.

“Jadi kami pada setiap Puskesmas mempunyai data pada setiap sekolah kami datang ke sekolah. Sekitar 6ribu anak Perempuan yang sudah memasuki fase menstruasi karena imunisasi ini pencegahan,” ujarnya.

Nantinya setiap anak yang melakukan vaksin tahun ini maka tahun yang akan datang bakal dilakukan vaksin tahap dua.

“Jadi nanti saat mereka naik ke kelas 6 SD maka vaksin kedua ini akan dilakukan kembali, jadi dapat dua dosis. Kalau umurya diatas itu bukan jadi target kita,” ungkapnya.

Mengenai vaksin sendiri Desti mengungkapkan jika ini dilakukan secara percuma karena semuanya dikirimkan dari Pusat.

“Ini gratis, yang sudah sampai sini sekitar 1200 vaksin,” pungkasnya. (*)