News

Capaian Kinerja Kejari Metro Tahun 2026, Kerugian Negara Masih Dalam Tahap Penghitungan.

2
×

Capaian Kinerja Kejari Metro Tahun 2026, Kerugian Negara Masih Dalam Tahap Penghitungan.

Sebarkan artikel ini

Metro, djurnalis.com-Kejaksaan Negeri Metro memaparkan capaian kinerja di Bidang Tindak Pidana Khusus semester I Tahun 2026. Hingga 22 Juli 2026, terdapat empat perkara dugaan tindak pidana korupsi yang masih dalam penanganan, mulai tahap penyidikan hingga penuntutan. Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., dalam konferensi pers dengan Awak media di Aula Kejaksaan setempat pada Rabu 22/7/2026.Menurut Dr. Neneng Rahmadini, SH.MH sebagai berikut:1. Dugaan Korupsi Rekonstruksi Jalan Dr. Sutomo TA 2023 (TAHAP PENUNTUTAN)Perkara dugaan korupsi pekerjaan penanganan long segment peningkatan / rekonstruksi Jalan Dr. Sutomo Tahun Anggaran 2023 saat ini sudah tahap penuntutan di pengadilan Negeri Metro. Kejari Metro telah menetapkan lima Tersangka, masing-masing berinisial RKS, DH, UR, TJS, dan J, kelimanya masih menempuh upaya hukum.Dirinya mengakui bahwa perkara pekerjaan penanganan long segment peningkatan atau rekonstruksi Jalan Dr. Sutomo TA 2023 saat ini sudah pada tahap penuntutan. Lima Terdakwa masih dalam proses upaya hukum” kata Dr. Neneng 2. Kejari Metro itu msngakui bahwa dugaan Korupsi DAK Sanitasi IPAL Komunal Tejosari TA 2022 (TAHAP PENYIDIKAN) Neneng mengakui bahwa perkara pembangunan IPAL komunal di Kelurahan Tejosari yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur Bidang Sanitasi TA 2022 telah naik ke tahap penyidikan.Menurut Neneng saat ini, Penyidik telah melakukan pemeriksaan lapangan pada 12 Juni 2026. Sekarang Kejari Metro masih menunggu hasil audit penghitungan kerugian keuangan Negara dari Inspektorat Kota Metro 3. Dugaan Korupsi Jaringan Irigasi Tersier (JIT) TA 2023 (TAHAP PENYIDIKAN)Perkara pembangunan dan rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT) TA 2023 pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro juga sudah masuk ke tahap penyidikan.Selain itu, menurutnya Penyidik telah melakukan penggeledahan di kantor dinas tersebut pada 4 Mei 2026 untuk mengamankan dokumen dan alat bukti.Neneng mengakui bahwa saat ini masih dilakukan pemeriksaan Saksi-Saksi untuk memperkuat pembuktian. 4. Terakhir Dr. Neneng mengakui dugaan Korupsi Jalan Inspeksi Irigasi Tejosari TA 2019 (TAHAP PENYIDIKAN). Perkara pekerjaan peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur TA 2019 yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro masih dalam tahap penyidikan.Dr. Neneng mengakui bahwa pada 16 Juli 2026, Penyidik telah melakukan ekspose perkara bersama Kejaksaan Tinggi Lampung untuk evaluasi penanganan perkara tersebut.Menurutnya pemulihan Keuangan Negara mencapai Rp78,9 Juta. Selain penindakan, Bidang Pidsus juga melakukan pemulihan keuangan Negara. Total penyelamatan keuangan Negara pada Semester I 2026 mencapai Rp78.937.107,52, dengan rincian:1. Rp38.937.107,52 dari pengembalian temuan BPK RI TA 2024 atas pekerjaan rehabilitasi jalan menuju Kantor Balai Benih dan Alsintan (BBA) di Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, yang dikembalikan oleh CV Bina Cipta pada 30 April 2026.2. Rp40.000.000 dari pembayaran tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh PT JAT Teknik Medika Group kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Metro.Kajari Metro menegaskan, bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan akuntabel dengan tetap mengedepankan pemulihan kerugian Negara.“Kami berkomitmen menyelesaikan setiap perkara berdasarkan alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain penindakan, penyelamatan dan pemulihan keuangan Negara telah menjadi prioritas Kejaksaan” pungkas Dr. Neneng, SH.MH. Krisna/ Andre DF.

PoweredBy:Neverhide™