Metro, djurnalis.com — Insiden pohon tumbang di pintu masuk Terminal Kota Metro, Kamis 15/10/2026, menimbulkan kekhawatiran Masyarakat yang ingin parkir di fasilitas Umum, serta meminta kinerja Dinas Lingkungan Hidup lebih ditingkatkan, seperti upaya pemeliharaan dan pemangkasan pohon di kawasan fasilitas Publik (Terminal), sehingga kejadian yang tidak diinginkan tidak lagi terjadi, Kamis 15/10/2026. Sebuah mobil pickup berwarna hitam yang sedang terparkir tertimpa pohon berukuran besar, hingga mengalami kerusakan parah pada bagian atap.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mengenai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya akibat pohon besar di area yang ramai dilalui Masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro menjadi salah satu Pihak yang perlu dimintai penjelasan terkait kondisi pohon sebelum tumbang, termasuk apakah pemeriksaan dan pemangkasan rutin telah dilakukan.
Pohon tumbang di kawasan terminal bukan sekadar persoalan gangguan lalu lintas. Insiden yang mengakibatkan kerusakan kendaraan ini juga menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan pohon di ruang publik, khususnya di lokasi yang setiap hari digunakan Masyarakat.
DLH Kota Metro selama ini dikenal melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik jalan, dan kawasan keramaian untuk mengantisipasi potensi bahaya. Namun, dalam insiden kali ini, belum ada informasi terverifikasi mengenai kondisi pohon sebelum tumbang, riwayat pemangkasan, maupun apakah sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap pohon pohon yang ada disekitar Terminal tersebut.
Karena itu, belum dapat disimpulkan bahwa DLH Kota Metro lalai. Meski demikian, instansi terkait perlu memberikan penjelasan terbuka kepada Publik mengenai langkah pemeliharaan selama ini yang telah dilakukan serta hasil evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Sejumlah pertanyaan penting perlu dijawab, apakah pohon tersebut sebelumnya menunjukkan tanda-tanda rapuh atau berpotensi tumbang? Kapan terakhir kali dilakukan pemeriksaan atau pemangkasan? Apakah kondisi cuaca menjadi faktor utama, atau terdapat faktor lain yang turut menyebabkan pohonnya tumbang?
Jawaban atas pertanyaan tersebut penting, agar kejadian serupa dapat dicegah dan tanggung jawab masing-masing Pihak menjadi jelas.
Di tengah insiden tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro bergerak cepat menindaklanjuti laporan Warga.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Metro diterjunkan ke lokasi beberapa menit setelah menerima laporan. Petugas kemudian melakukan pemotongan batang dan dahan menggunakan gergaji mesin (chainsaw), sekaligus mengevakuasi kendaraan dan membersihkan puing-puing kayu yang menghalangi akses jalan.
“Kami menerima laporan dari Warga mengenai adanya pohon tumbang yang menimpa kendaraan roda empat di Pintu Masuk Terminal Kota. Tim TRC langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan agar akses jalan tidak terganggu” ujar Kepala BPBD Kota Metro, Arwan, kepada Media.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi. Pengemudi dan penumpang dilaporkan berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat. Namun, mobil pikap tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tertimpa pohon.
Penanganan cepat oleh BPBD patut diapresiasi karena membantu membersihkan lokasi dan memulihkan akses jalan. Kendati demikian, penanganan setelah kejadian perlu diikuti dengan evaluasi dan langkah pencegahan agar risiko serupa dapat diminimalisir..
Insiden ini menjadi peringatan, bahwa pemeliharaan pohon di kawasan publik tidak boleh hanya menjadi perhatian semata, setelah terjadinya peristiwa yang merugikanbagi Msyarakat.
DLH Kota Metro perlu memastikan pemeriksaan kondisi pohon dilakukan secara berkala, terutama terhadap pohon berukuran besar yang berada di dekat jalan, area parkir, terminal, dan fasilitas umum lainnya.
Sementara itu, BPBD mengimbau Nasyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan deras yang dapat meningkatkan risiko kejadian serupa.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika ada pohon tua, batang yang tampak rapuh, atau dahan yang berpotensi membahayakan kepada Pihak berwenang.
Pohon tumbang di pintu masuk Terminal Kota Metro seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama bagi Instansi terkait. Kecepatan petugas dalam menangani dampak kejadian memang penting, tetapi upaya pencegahan juga harus menjadi prioritas.
DLH Kota Metro perlu memberikan keterangan mengenai kondisi pohon sebelum tumbang, jadwal pemeliharaan, serta langkah evaluasi yang akan dilakukan setelah kejadian ini.
Hingga terdapat penjelasan dan hasil pemeriksaan yang memadai, penyebab tumbangnya pohon maupun dugaan kelalaian dalam pemeliharaan, sehingga mendapat keoastian terjadinya peristiwa tersebut.
Masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang transparan. Sebab, keselamatan pengguna jalan dan pengunjung fasilitas publik bukan hanya soal penanganan ketika bencana terjadi, melainkan juga tentang bagaimana potensi bahaya diantisipasi sebelum menimbulkan kerugian maupun Korban jiwa. Krisna











Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.