BANDAR LAMPUNG, Djurnalis.com -– TNI dari Kodim 0410/ Kota Bandar Lampung dan Pemkot serta masyarakat setempat membersihkan saluran air yang berada di Jalan Nusa Jaya, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Jumat (8/12/2023).

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0410/KBL, Letkol Inf Hendri Ginting menyampaikan, karya bakti TNI yang dilakukan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat untuk mengantisipasi bencana banjir dan wabah penyakit saat musim hujan.

Baca juga:  Wujudkan Daftar Pemilih Berkualitas, Bawaslu Lampung Tekankan Jajaran Pengawas Pemilu Untuk Awasi Proses Coklit 2024

“Karena sudah memasuki musim penghujan dan untuk mengantisipasi banjir sehingga kita membersihkan untuk sampah-sampah yang menghambat sungai-sungai sehingga dapat memimalisir luapan air di lingkungan masyarakat,” katanya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut program ini ke depan akan berlanjut di titik-titik lokasi lainnya. Ia menambahkan selain saluran air pihaknya akan membersihkan daerah kumuh seperti pasar-pasar.

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Bandar Lampung Sukarma Wijaya mengatakan target pembersihan kali ini yakni saluran sungai atau anak sungai yang mana semua hasil limbah rumah tangga mengumpul.

Baca juga:  Sebulan, Polda Lampung Berhasil Selamatkan 100.300 Orang dari Peredaran Narkotika

Pihaknya juga mendukung atas kegiatan yang dilakukan oleh TNI, sehingga pemkot juga memperikan pasilitas untuk hal ini.

“Jadi kalau kita lihat saluran selama musim kemarau ada gulma yang mengendap akan menimbulkan persolaan, pertama banjir dan kedua menimbulkan wabah penyakit,” katanya.

Baca juga:  Polda Lampung Jamin Keamanan Peserta Surfing Internasional Krui Pro 2022

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung, Budiman P Mega menyebut kegiatan ini sebanyak 80 personel dikerahkan untuk membersihkan saluran air.

“Ini kegiatan rutin kita, karena kalinya juga besar dan TNI mengadakan kegiatan serupa jadi kita kolaborasi. Dimana kali ini rata-rata isinya eceng gondok, yang ngehambat aliran kali,” pungkasnya. (*)