Metro djurnalis.com – Buntut keributan antara Ketua Umum Ormas Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI) Hermansyah TR. SH. dengan Plh. Sekda Kota Metro Kusbani, M.Pd menimbulkan konflik kepentingan sebuah Ormas yang turut dinaungi oleh salah seorang Petinggi Pemerintah kota Metro.
Ketua Umum Gamaestro Kota Metro Nia menyesalkan sikap seorang Sekda yang dinilai tidak bisa mengedepankan urusan dan keselamatan Pemerintahan di Bumi Say Wawai, namun justru memunculkan konflik kedua kubu Ormas dan LSM di Lampung diduga hanya demi sebuah kepentingan pribadi.
“Peristiwa yang terjadi seharusnya tidak berkepanjangan demi mewujudkan keamanan dan ketertiban Masyarakat umum. Plh Sekda semestinya bisa meredam suasana agar tidak terjadi konflik, bukan justru sengaja menciptakan kegaduhan antar LSN di kota Metro .
Keberadaan Plh Sekda didalam sebuah Ormas sebagai Dewan Penasehat juga patut dipertanyakan peran dan netralitasnya seperti apa disitu, dan ada pelanggaran yang dilakukan atau tidak terhadap statusnya sebagai ASN ? ” Ucap Nia.
Nia juga secara tegas mengatakan, sebagai Ketua yang juga adalah Warga Masyarakat Kota Metro, meminta Plh. Sekda untuk mundur dari jabatan dan mengikuti prosedur aturan menyesuaikan UU dan Peraturan Pemerintah (PP).
“Seharusnya sebagai pelayan Masyarakat tidak melayani hal yang berakibat fatal pada dikemudian hari. Kenapa ada buntut serangan seperti ini kan, karena adanya keterlibatan seorang Sekda yang juga berstatus ASN dan menjadi Penasehat didalam ormas tersebut. Jadi sekarang fokusnya Sekda itu mau kemana? Kalau Dia berpihak pada kepentingan Pemerintahan saat ini, seharusnya Diia bisa meredam persekisihan, namun jika sebaliknya, justru dirasa gagal jadi Pelayan Nasyarakat ya harus mundur dari jabatan saat ini” pungkasnya. Krisna
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.