Dinas PUTR Metro Ungkap Dampak Pemangkasan Anggaran Terhadap Proyek Jalan dan Drainase

Metro, djurnalis.com — Kebijakan Pemerintah Pusat dengan memangkas anggaran Tansfer ke Daerah (TkD) dirasa sangat berdampak pada program pembangunan di Kota Metro. Bagaimana tidak, karena adanya efisiensi tersebut, Bumi Sai Wawai harus kehilangan anggaran sebesar Rp 177 miliar.

 

Akibatnya pun berdampak luas pada program pembangunan infrastruktur di Kota Metro yang tahun ini bakal tersendat.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pelaksana Harian Teknis (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Metro, Sri Mulyani menjelaskan dampak akibat dari efisiensi tersebut.

Baca juga:  Dankormar Laksanakan Penyelaman di Wilayah Perairan Marinir Lampung

 

Tahun 2026 ini, jelasnya, pembangunan infrastruktur jalan di Kota Metro terbilang sangat minim lantaran tidak tersedianya anggaran yang cukup.

 

Akibatnya perbaikan jalan yang akan dilakukan pada tahun ini hanya sekedar pemeliharan rutin perbaikan tambal sulam pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.

 

“Dengan adanya pemangkasan anggaran TkD dari Pemerintah Pusat, tentu sangat berimbas. Pembangunan jalan sangat minim tahun ini karena tidak adanya anggaran yang cukup,” kata Yani, Selasa (31-4-2026).

Baca juga:  1.434 Perenang Seluruh Indonesia Siap Ikuti Lampung Open Swimming Championship Gubernur Cup 2023

 

Selain kendala tunda bayar proyek pekerjaan pada tahun 2025 lalu. Minumnya anggaran akibat efisiensi juga berdampak pada tudak adanya pembangunan dan perbaikan drainase guna penanganan banjir.

 

“Anggaran infrastruktur tahun 2026 sudah terpotong untuk melunasi tunda bayar pekerjaan tahun lalu. Sisanya untuk pemeliharaan jalan, dan pemeliharaan gedung, itu saja. Kemudian tidak ada untuk penanganan drainase,” sesalnya.

Baca juga:  Antisipasi Lonjakan Covid-19, Walikota dan Forkopimda Cek Kesiapan RS Rujukan

 

Bahkan, Yani mengakui, untuk pagu anggaran rutin berkala perbaikan jalan di dinasnya saat ini belum menentu. Sebab, pihaknya masih memilah-milah pagu anggaran yang bisa di sisihkan untuk menambah anggaran perbaikan jalan rusak.

 

“Untuk anggaran infrastruktur murni di luar dari DAK, saat ini sedang dilakukan pergeseran anggaran. Jadi, saya belum bisa menjelaskan berapa angka pastinya, karena masih bergerak terus,” ucapnya. Krisna/ Andre DF.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use