Pemkot Tambah Lokasi Pasar Murah, Semula Hanya 7 Kecamatan menjadi 20 Kecamatan

BANDARLAMPUNG – Dengan mempertimbangkan antusias masyarakat terhadap gelaran Pasar Murah yang dilaksanakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akan menambahkan lokasi Pasar Murah, yang semula hanya 7 Kecamatan, akan ditambah menjadi 20 Kecamatan.

“Kita akan berkelanjutan, bunda ingin diskusi lagi, semoga rezeki Pemkot banyak. Sehingga bazar murah tidak hanya 7 titik, tapi kedepan insya allah akan ada di 20 Kecamatan,” kata Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, usai meninjau pasar murah perdana, di Lapangan Sawah Brebes Tanjung Karang Timur, Rabu (2/2).

Baca juga:  Polres Metro Gelar Pasukan Ops Patuh Krakatau 2024 Selama 14 Hari

Untuk pelaksanaannya, Wali Kota akan memanggil OPD terkait membahas pelaksanaan operasi pasar murah susulan di 20 Kecamatan di Kota Bandarlampung. “Maka nanti rapat bersama OPD Terkait, Sekda, Asisten, Camat untuk mengalokasi kan bazar ini di tempat yang strategis,” ungkapnya.

Operasi pasar yang menjual sembako murah itu menjual beragam komoditi dapur, diantaranya Minyak Goreng Kemasan, Beras, Telur, Tepung, Gula dan masih ada yang lainnya itu perdana digelar di Lapangan Sawah Brebes Tanjung Karang Timur.

Baca juga:  DPC AWPI Way Kanan Serahkan SK Perubahan Kepengurusan Kepada Kesbangpol

“Besok masih ada lagi di Teluk Betung Timur dan Tanjung Karang Pusat. Tapi mungkin secara bertahap Pemkot Bandar Lampung akan terus menggelar bazar murah ini,” jelas Eva.

Pada kesempatan itu, Eva Dwiana membagi-bagikan beras ukuran 3 kilogram secara gratis, sebanyak 500 karung kepada masyarakat yang hadir. “Kita juga tadi membagikan sedikit kepada masyarakat Bandar Lampung, Beras, ada sekitar 500 karung,” ungkapnya.

Baca juga:  Sabet 2 Medali Emas, Atlet Yonif 9 Mar Dominasi Lomba Panahan Pemprov Lampung

Eva menghimbau, agar masyarakat tidak panik memborong sembako murah. Karena Pemkot akan terus memfasilitasi gelaran pasar murah tersebut. “Iya, jangan panik, Insyaallah tercukupi. Begitu pula toko-toko yang dagang minyak, jangan disimpan-simpan, jual saja. Karena nanti kalau harga nya turun rugi, berikan lah kepada masyarakat,” tutur dia.(*)