Metro, djurnalis.com — Pencegahan korupsi tidak boleh menunggu sampai kerugian Negara terjadi, persoalan membesar, atau kepercayaan Publik tergerus. Pesan tegas tersebut disampaikan Sekda Metro, Ahmad Hariyanto saat membuka sekaligus berikan sambutan pada acara pencegahan dini terhadap praktik korupsi di kota Metro, mewakili Walikota yang berhalangan hadir pada kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis, 1 Oktober 2026.
Mengusung tema “sistim pencegahan dini terhadap Korupsi atau Early Warning System, sekaligus membangun Integritas, mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang Berkualitas dan Melayani”, kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat kesadaran bahwa pemberantasan korupsi tidak semata-mata berbicara tentang penindakan, tetapi harus dimulai jauh sebelumnya yaitu melalui pencegahan, keterbukaan, partisipasi dan pengawasan Publik. Hadir juga pada acara tersebut Direktur pencegahan tindak pidana korupsi KPK.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda Kota Metro, Pimpinan DPRD beserta Unsur Fraksi dan Komisi, Jajaran Pemerintah Kota Metro, KPK RI, Aparatur Penegak Hukum, Organisasi Masyarakat, OKP, LSM, Akademisi, Asosiasi Pengusaha dan Konsultan, Organisasi profesi hingga Insan Pers.
Dari unsur Pemerintah Kota Metro, peserta berasal dari sejumlah perangkat daerah dan unit kerja, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lima kecamatan yakni Metro Pusat, Metro Utara, Metro Barat, Metro Timur dan Metro Selatan, serta bagian-bagian di lingkungan Pemerintah daerah seperti Bagian Pemerintahan, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Bagian Hukum, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian Organisasi, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Bagian Umum, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Turut hadir pula unsur RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro dan RSUD Sumbersari Bantul beserta PPK, sebagai bagian dari unsur pelayanan Publik yang memiliki peran penting dalam membangun tata kelola Pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Krisna










Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.