BANDARLAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana resmi membuka pelatihan akademi kewirausahaan digital. Berlangsung di Hotel Novotel,Kota Bandar Lampung.Kamis,(14/4).

Pelatihan digelar Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Bandung, bertajuk kewirausahaan digital syariah.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Sambutannya,Walikota Bandarlampung Eva Dwiana Menyampaikan,pelatihan ini digelar untuk meningkatkan omset pendapatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dari pelatihan ini, nantinya pendapatan asli daerah (PAD) Bandar Lampung, diharapkan meningkat.

Baca juga:  Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Panjang Mengalami Peningkatan

“Semua pegiat UMKM khususnya di Bandar Lampung, nanti dibantu mempercepat usahanya agar makin kuat dan bagus, dan kami juga berharap, Agar semua pegiat bisa menghasilkan produk yang berkualitas,” Terangnya.

Ia Menambahkan,Kami ingin para pegiat UMKM semakin maju dan lebih baik kedepannya, sehingga bisa memberikan yang terbaik, bagi siapa saja yang datang ke Bandarlampung dan Kami akan bantu semaksimal mungkin, agar UMKM bisa maju, sejahtera, dan terus berkembang.

Baca juga:  Danbrigif 4 Marinir/BS Hadiri Malam Puncak Semarak Pesawaran ke-15 Tahun Helau

Selain itu,Kepala BPSDMP Kominfo Kota Bandung, Betty Djuliati Mengatakan, Digital Entrepreneurship Academy, merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertujuan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia unggul.

Ia Menjelaskan, Bahwa para peserta nanti akan diajari pengalihan dari pengelolaan keuangan konvensional.

“misalnya selama ini mereka itu hanya menggunakan tulis menulis,jadi nanti dialihkan secara digital dan instruktur akan memberikan aplikasi jd tersistematis pengelolaan nya,sehingga akan memudahkan kepada para pelaku UMKM untuk melaksanakan pembukuan,” Ujar dia.

Baca juga:  Dinkes Dan OJK Berikan Penyuluhan Kepada Kader Pos Yandu.

Dan Untuk mempercepat transformasi digital bidang kewirausahaan dalam rangka meningkatkan ekonomi digital, dengan target yang dilatih pada tahun 2022 sejumlah 60.000 orang.

Dengan sasaran program ini,mencetak pewirausaha digital baru, upskilling pewirausaha digital maju, dan pengembangan kewirausahaan digital di desa,” Tuturnya. (**)