NEWS  

Wakil Wali Kota Metro Diperiksa Polisi, Diduga Kasus Janji Honorer Seret Elite Pemkot ke Pusaran Hukum

Metro, djurnalis.com-Diduga laporan berawal dari pengaduan Mantan Tenaga Harian Lepas (THL) berinisial PD yang mengatasnamakan Forum Keluarga Honorer Kota Metro. Ia menuding adanya janji resmi dari wali kota yang menyatakan honorer tidak akan dirumahkan. Janji itu bahkan disebut dituangkan dalam surat yang ditandatangani sejumlah pejabat penting, termasuk wali kota, wakil wali kota, dan pimpinan DPRD.

Baca juga:  Resmikan Tempat Usaha, Walikota Ingatkan Protokol Kesehatan dan Gunakan Taping Box

Namun kenyataan di lapangan berbanding terbalik. Menjelang akhir 2025, para honorer justru mendapat kabar kontrak tidak diperpanjang. Batas waktu penandatanganan SK menjadi penentu nasib Mereka, dan banyak yang akhirnya kehilangan pekerjaan. Bagi Oara Honorer, situasi ini bukan sekadar perubahan kebijakan, tetapi dianggap sebagai janji yang diingkari. Kini, kasus tersebut sudah berada tengah diselidiki Aparat Kepolisian Polres Metro.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara ini. Wali Kota Metro juga dijadwalkan untuk dimintai klarifikasi.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Publik mulai mempertanyakan integritas janji-janji yang pernah disampaikan kepada rakyat kecil. Jika benar ada janji yang dilanggar, maka persoalan ini bukan sekadar polemik administrasi, melainkan dugaan penipuan yang menyentuh langsung nasib Ratusan Keluarga Honorer.

Baca juga:  GTTGN XXIV/2023 Provinsi Lampung Jadi Tuan Rumah
Baca juga:  Sie Dokkes Polres Metro Cek Kesehatan Tahanan Secara Rutin.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi kepemimpinan di Kota Metro. Ketika janji kepada Rakyat berujung laporan polisi, maka yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi Pejabat, tetapi juga kepercayaan Publik terhadap Pemerintah yang seharusnya melindungi, bukan memberi harapan palsu. Krisna