Pemkot Metro Beri Bantuan dan Fasilitasi Pengobatan Dua Anak Penderita Jantung ke RS Harapan Kita Di Jakarta.

Metro, djurnalis.com – Pemerintah Kota Metro kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin kesehatan Anak di wilayahnya. Wali Kota Metro secara resmi melepas sekaligus memberikan bantuan kepada dua anak Penderita penyakit jantung untuk menjalani pengobatan lanjutan di RS. Jantung Harapan Kita di Jakarta.

Acara pelepasan yang berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bambang Iman Santoso, turut hadir Ketua TP PKK Kota Metro, hal ini dilakukan menurut Bambang Iman Santoso sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moril bagi Warga yang membutuhkan penanganan medis intensif seperti saat ini.

Dalam arahannya, Wali Kota Metro menekankan bahwa penanganan kasus jantung pada anak memerlukan sinergi lintas sektor yang kuat. Ia mengakui bahwa keterbatasan alat kesehatan di tingkat daerah masih menjadi tantangan besar, sehingga rujukan ke luar daerah menjadi langkah yang harus diambil.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga:  Pemprov Lampung Gelar Kegiatan Safari Ramadhan 1445 H di Kabupaten Way Kanan

“Penanganan penyakit jantung pada Anak butuh perhatian serius. Kami akan terus mengupayakan dukungan dari Pemerintah Pusat maupun berbagai Sektor agar fasilitas medis di Kota Metro ke depan bisa lebih lengkap” ujar Wali Kota, Minggu, 05 April 2026.

Dia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari perhatian jangka panjang bagi seluruh Anak di Kota Metro agar mendapatkan sistem penanganan kesehatan yang lebih terstruktur dan merata.

Koordinator Rumah Singgah FIKI Kota Metro, Eka Kurniasih, menjelaskan bahwa keberangkatan kedua pasien ini difasilitasi oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Metro untuk dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Baca juga:  Pelaku Menyerahkan Diri, Kasus Penganiayaan Dan Pemerasan di Lampung Timur

Adapun kedua pasien tersebut adalah Danu, yang akan menjalani tindakan kateterisasi jantung, serta Nabil, yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana untuk tindakan penutupan jantung.

“Proses pengobatan jantung ini bukan perjalanan singkat, bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Karena itu, dukungan moril bagi orang tua sangat penting agar mereka merasa tidak berjuang sendirian,” ungkap Eka.

Rasa haru mendalam disampaikan oleh Ibu Suliah, orang tua dari Nabil. Putranya didiagnosis menderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) sejak berusia tujuh hari.

Perjuangan Nabil sangat berat, ia sempat menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Ahmad Yani pada usia 9 bulan akibat sesak napas akut.

Baca juga:  IPLI Berbagi Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H Atau Tahun 2026

Kini, di usia 2 tahun, Nabil mendapatkan kesempatan untuk menjalani tindakan medis lanjutan di ibu kota berkat dukungan Pemerintah.

“Alhamdulillah, dengan bantuan dari Pemerintah Kota Metro dan Rumah Singgah FIKI, Anak Saya bisa berangkat ke Jakarta. Kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu dan tidak merasa sendirian lagi” ucap Suliah penuh syukur.

Acara pelepasan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan Para Pasien serta kekuatan bagi Keluarga yang mendampingi selama proses pengobatan di RS. Harapan Kita Jakarta. Krisna/ Andre DF.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use