Pasang Iklan Produk mu disini
Pesan Sekarang

Metro, djurnalis.com – Pemerintah kota Metro mengapresiasi Panitia yang telah memerkan berbagai jenis kendaraan antik, pada kegiatan Metro Antik klasik (Mantik) di halaman gedung asrama Haji Alkhairiya, kegiatan ini menjadi ajang pertemuan bagi Para Pencinta barang antik pada Minggu 25/10/2026. Dalam kesempatan tersebut, Walikota beserta Istri sempat menaiki kendaraan antik keliling Bumi Say Wawai.

 

Berbagai barang antik mulai dari mobil klasik, motor maupun sepeda yang dipamerkan dalam kegiatan ini menjadi daya tarik Masyarakat. Tak ayal, Mantik seri II ini ramai dipadati pengunjung.

 

Tak hanya pameran dan dialog, pada puncak acara Mantik seri II ini para Peserta mengajak Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso pawai keliling kota dengan menampilkan beragam kendaraan klasik, mulai dari mobil, sepeda motor, sepeda ontel, hingga koleksi kendaraan antik lainnya.

Pasang Iklan Produk mu disini
Pesan Sekarang

 

Bambang mengapresiasi terselenggaranya Mantik Seri II ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi Dirinya pribadi maupun Pemerintah Kota Metro, karena mampu menghadirkan ruang bagi Komunitas untuk menunjukkan koleksi sekaligus memperkenalkan nilai sejarah yang terkandung dalam benda-benda klasik.

 

“Atas nama Pribadi dan Pemerintah Kota Metro, hari ini kami turut merasa bangga dan sangat bahagia. Kami juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya, terutama kepada penyelenggara acara MANTIK Seri II hari ini” kata Bambang Minggu 25/10/2026)

.

Menurut Bambang, benda klasik seperti mobil maupun kendaraan roda dua menyimpan keunikan dan nilai historis yang luar biasa, meskipun tidak jarang keberadaannya dianggap kurang bernilai hanya karena usianya yang sudah tua sehingga pemahaman Masyarakat terhadap barang antik perlu terus diperluas.

 

Selain memiliki nilai sejarah, benda-benda tertentu juga mempunyai nilai finansial yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan seperti MANTIK ini dinilai penting sebagai sarana untuk mempertemukan Komunitas, Masyarakat, dan Pemerintah dalam mendukung pelestarian sekaligus pengenalan benda-benda bernilai sejarah.

 

“Saya tegaskan seperti yang disampaikan oleh Ketua kordinator atau Ketua Panitia, harapannya kegiatan ini tidak hanya diselenggarakan hari ini. Mudah-mudahan tahun depan dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar, menghadirkan seluruh keunikan barang-barang antik yang bukan hanya seolah-olah tidak memiliki nilai, tetapi ternyata menyimpan nilai historis yang sungguh luar biasa. Jika dikaitkan dengan nilai finansial, ada pula barang-barang yang nilainya sangat tinggi” tekan Banbang.

 

Bambang berharap, MANTIK tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan dengan skala terbatas, melainkan dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar dan menghadirkan semakin banyak koleksi antik dari berbagai daerah.

 

Dalam laporannya, Ketua Panitia Mantik Seri II, Reza menyampaikan, kegiatan ini merupakan ajang lanjutan dari penyelenggaraan perdana pada 2024 lalu.

 

Dimana, pada tahun 2026 ini gelaran Mantik diikuti 25 komunitas pecinta benda klasik dari Kota Metro dan berbagai daerah di Lampung.

 

“Pada 2026 ini, Dinas-Dinas terkait yang bekerja sama dengan Kami memberikan dukungan penuh, baik dari Pemerintah maupun nonpemerintah, sehingga acara ini dapat berjalan dan dihadiri lebih dari 25 Komunitas klasik yang ada di Metro dan Lampung” ucapnya.

 

Ia menjelaskan, kehadiran komunitas dari berbagai daerah menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antarpencinta barang klasik sekaligus memperkenalkan Kota Metro kepada para peserta dari luar wilayah tersebut.

 

Reza juga menyampaikan bahwa MACI Karawang turut hadir dan dijadwalkan mengikuti rangkaian Rolling Thunder, yakni kegiatan berkeliling Kota Metro bersama komunitas dengan menampilkan kendaraan-kendaraan klasik.

 

“Melalui agenda ini, kami berharap dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk mengenal Kota Metro lebih dekat” ungkapnya.

 

Dia berharap, Pemkot Metro dapat terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Mantik pada masa mendatang sehingga dapat membuka peluang bagi kegiatan ini untuk berkembang, baik dari sisi jumlah peserta, ragam koleksi yang ditampilkan, maupun skala penyelenggaraannya.

 

“Atas nama teman-teman komunitas dan penyelenggara, harapan kami Bapak Wali Kota dapat memberikan dukungan penuh. Tahun depan, kami ingin melaksanakan acara yang lebih besar dan mudah-mudahan dapat menjadi acara berskala nasional” pungkasnya. Krisna/ Andre DF.