Metro, djurnalis.com-Ketua BAZNAS Kota Metro Joko Suroso mengatakan bahwa, Alhamdulillah sampai saat ini BAZNAS Kota Metro masih eksis dalam mengelola dan menyalurkan bantuan.
Metro, djurnalis.com – BAZNAS kota Metro hingga kini terus eksis memberikan bantuan untuk Korban bencana Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam beberapa hari ini akan menyalurkan bantuan untuk korban Bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kemarin kena Musibah Gempa yang berjumlah Rp15,7 Juta yang Insy’ Aallah akan di salurkan kesana, hal tersebut dikatakan Ketua BAZNAS Kota Metro Joko Suroso, dikantor BAZNAS Jalan Jend.Sudirman Kota Metro, Jum’at, 23/10/2026 kemarin.
“Mudah mudahan hal tersebut kebetulan Kita pada tanggal 13 sampai tanggal 15 ada Rakornas di Kemayoran Jakarta. Kita jumpa Kawan² yang dari NTT, jadi Kami langsung salurkan” ungkapnya.
Alhamdulillah ada kepercayaan dari Muzaky yang beberapa waktu lalu menyampaikan zakat Maal sebesar lima puluh juta, beliau ingin digunakan zakatnya untuk hal yang bersifat produktif, zakat tersebut disalurkan untuk pembuatan sumur bor di kampung Banten.
“Setelahnya Kita keluarkan Amilnya, kemudian yang lima juta untuk bantuan Z-mart” ucapnya.
Kita mengajukan ke BAZNAS RI tahun lalu ada 6 titik yang baru di ACC dua titik, satu titik di yosodadi dan satu lagi di . Margodadi.
“Alhamdulilah ada 4 yang di acc tahun ini hingga totalnya ada lima sumur bor, yang lagi proses kita kerjakan yaitu di Hadimulyo Barat satu, Hadimulyo Timur, kemudian di Ganjar Asri satu, selanjutnya yang satunya lagi di Yosodadi dekat lapangan PU” ujarnya.
Sumur bor tersebut dipergunakan untuk keperluan Warga atau untuk kepentingan umum. Menurut Joko siapa saja boleh menggunakan subur bor tersebut.
“Saya tegaskan bahwa evaluasi perkembangan Z-mart yang sudah ada tentunya setiap Orang pasti punya keinginan besar untuk terus berkembang, ada juga yang istilahnya harus kita akui ada yang kurang berkembang, akan tetapi selama kurun waktu satu tahun kemarin Kita ada Tenaga khusus untuk mendampingi program tersebut selama satu tahun, itukan dari BAZNAS RI” tegasnya.
Itukan diberi pendampingan setiap bulan pasti ada pertemuan di tiga kecamatan,karena tahun kemaren yang dapat di tiga kecamatan, yaitu Metro Pusat, Metro Timur dan Metro Utara.
“Secara bergilir tiap bulan pasti bertemu diberikan motivasi karena program tersebut diluncurkan otomatis l, BAZNAS RI punya tanggung jawab turut mendampingi, makanya ada pendamping yang mendapat insentif langsung dari BAZNAS RI, Mereka setiap bulan melaporkan ketiganya” tambahnya.
Kemudian ada wacana program lainnya mengenai BAZNAS , yaitu dalam waktu dekat Pihaknya akan kerumah Fiki (Disabilitas difabel) kebetulan rumah Fiki mendampingi Pasien pasien seperti bocor jantung, autis ,disabilitas atau yang mengalami keterbatasan, kebetulan menurut Joko sakitnya ini parah, istilahnya benar benar Akut lah seperti itu.
“Rencana Kita akan hadir dirumah Fiki tersebut untuk bersinergi, dimana kebiasaan pendampingan yang dilakukan di rumah Fiki ini, untuk terus melakukan kerja kerja sosial lainnya” ungkapnya.
Kegiatan sosial ini berawal dari Mbak Wati dulu Anaknya pernah bocor jantung sehingga ia bercerita ketika itu, dalam hati seakan akan bahwa Dia siap akan jadi Relawan ketika ketemu Anak Anak yang semacam itu.
“Ketika saat itu Dia punya niat, harapannya agar Anaknya hari ini bisa sehat seperti Anak Anak yang lain. Walau berulang kali ngambil obat ke Jakarta untuk obat anaknya” tuturnya.
Sekarang anaknya sehat dan kemarin melakukan pendampingan di kelurahan Purwoasri disana ada yang bocor jantung.
“Kami beberapa kali memberikan bantuan ke Pasien bocor jantung seperti ini, terakhir di Mulyosari kepada seorang Ibu yang mengidap kanker payudara” katanya.
Menurut Joko, bahwa Pihaknya memberikan pendampingan bersama Bu Wali, dalam waktu dekat ini Pihaknya kembali akan melakukan Kegiatan kegiatan sosial lainnya.
“Sepanjang untuk kegiatan sosial keagamaan dan dananya ada, akan Kami teruskan sebagaimana yang telah Kita sepakati MOU dengan Pemerintah Kota Metro” imbuhnya.
Joko mengakui bahwa keberadaan BAZNAS ini kan membantu yang sifatnya bisa meringankan beban Pemerintah Kota Metro, pastinya yang tidak terkafer di APBD, Pihaknya bantu lewat BAZNAS.
“Lebih lanjut dikatakan Joko bahwa, ketika Pak Wali atau Pemerintah kota Metro meminta bantuan, disana Kita akan laksanakan karena kita ada MOU nya” pungkas Ketua BAZNAS Kota Metro Joko Suroso. Krisna/ Andre DF.










Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.