Bandar Lampung – Ribuan massa aksi Aliansi Lampung Memanggil mulai bergerak menuju Kantor Gubernur Lampung, Rabu (13/04/2022).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa aksi dari berbagai kampus berkumpul di Universitas Lampung (Unila) sejak pukul 08.00 WIB.

Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WIB, dipimpin mobil komando dan dikawal Satlantas Polresta Bandar Lampung, massa aksi menuju titik kumpul, yakni Universitas Bandar Lampung (UBL).

Baca juga:  Bupati Musa Ahmad Hadiri Acara Gawi Agung Muppung Pepadun St. Penyimbang Pugo, di Negeri Ratu Pubian

Dalam perjalanan ke UBL, massa aksi yang berkumpul memenuhi halaman di Museum Lampung turut bergabung menuju titik aksi di depan Kantor Gubernur. Sekitar pukul 09.40 WIB, massa aksi sampai di Jalan Raden Intan (depan halte Pasar Bawah), Kota Bandar Lampung.

Sejumlah pengendara dan warga sekitar turut membagikan momentum keberangkatan massa aksi menuju Kantor Gubernur Lampung.

Baca juga:  Teh Rini Bantu Masyarakat Tiap Jumat Hingga Visinya Cerdaskan Anak Bangsa, Ini Ceritanya

Untuk diketahui, Aliansi Lampung Memanggil kali ini akan melakukan demonstrasi dengan membawa 7 tuntutan, beberapa tuntutan yang turut menjadi permasalahan di Lampung sejak awal tahun 2022. Yaitu harga kebutuhan bahan pokok, seperti, kenaikan harga minyak goreng kemasan, kedelai, dll.

Selain itu, kelangkaan solar juga sangat memengaruhi masyarakat Lampung. Bahkan, antrean masyarakat untuk membeli solar kadang berakhir nihil karena kehabisan.

Baca juga:  Kecelakaan Maut Usai Dugem di Radar Space, Inova Tabrak Truk di Way Lunik: Satu Tewas, Enam Luka

Para nelayan akhirnya membeli BBM Dexlite yang harga per liternya lebih dari 2 kali lipat Solar, hanya untuk bahan bakar perahu pencari ikan.

Kenaikan BBM jenis Pertamax turut mewarnai keresahan masyarakat Lampung. Apalagi, wacana pertalite akan ikut naik setelah lebaran pun tengah menjadi perbincangan. (*)