banner 728x90
NEWS  

Kejaksaan Negeri Metro Sita Uang Lebih Kurang Rp 6 Miliyar Hasil Dari Kegiatan Judi On-line.

banner 468x60

Metro, djurnalis.com-Kajari Metro berhasil mengamankan uang sejumlah lebih kurang Rp 6 Miliyar, uang tersebut merupakan hasil kejahatan Judi Online di Bumi Say Wawai. Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri Metro Dr. Neneng Rahmadi saat menggelar jumpa Pers di aula Kejaksaan setempat, Kamis 7/5/2026.

 

banner 325x300

“Ini merupakan hasil kerja keras yang dipimpin seksi Tindak pidana Umum Kejaksaan Negeri Metro” kata Dr. Neneng Rahmadini, SH.MH.

 

Menurut Dr. Neneng Rahmadini, SH.MH., ada tiga Orang Terdakwa dalam kasus Judol tersebut, pertama Kevin Wijaya alias Kevin Sanjaya alias Kev yang merupakan Anak dari Qi Shiong. Lalu ada Andre Hans Lesnusa dan Jon Gunawan bin Gunawan.

Baca juga:  Saksi Yang Di Hadirkan JPU Memberatkan Terdakwa Rio Martadinata.

 

“Ketiga Terdakwa masing masing bernama Kevin Wijaya, Andre Han Lesnusa dan Jon Gunawan” tegaskan Kajari Metro.

 

Diduga Kevin Wijaya diketahui merupakan Bos besar dalam kegiatan kriminal tersebut. Dari tangan Pelaku Judi online ini, Kejaksaan Negeri Metro berhasil menyita uang kontan dalam bentuk Rupiah lebih kurang Rp5,5 miliyar. Dua puluh ribu Dolar Singapura serta dua puluh lima ribu Dolar Amerika.

Baca juga:  IPLI Menduga Praktik Korupsi Dana PIP Lumrah Terjadi Di SD dan SMP Di Kota Metro.

 

“Kita menduga, kegiatan melanggar Hukum ini di Komandoi oleh Kevin Wijaya” Ungkap Dr. Neneng SH.MH.

 

Selain menyita uang dalam bentuk Rupiah dan Dolar Amerika serta Singapura, Kejaksaan Negeri Metro juga berhasil menyita tiga unit mobil, diantaranya minibus merk BMW dan NISSAN.

Baca juga:  Wahdi Edukasi dan Tingkatkan Kreatifitas Warga Melalui Sunday Fun-day.

 

“Ini merupakan hasil kerja Tim Kejaksaan Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Metro sejak Januari hingga Mei 2026” pungkas Dr. Neneng Rahmadini, SH.MH.

 

Sementara itu menurut penelusuran di lapangan bahwa operasi penangkapan terhadap tiga Orang Pelaku judi online telah dimulai sejak Januari 2026.

 

“Ini merupakan operasi senyap Kejaksaan Metro Mas” ujar sala seorang Intelijen Kejaksaan Negeri Metro yang enggan diungkapkan jati dirinya. Krisna

 

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version