Invoice PAID, Domain Dibatalkan: DewaBiz Akui Sistem Kupon Tak Bisa Filter Jumlah Karakter

Gambar: Ilustrasi

Lampung, djurnalis.com – Registrasi domain melalui layanan DewaBiz berujung pembatalan meski sistem sebelumnya telah menerbitkan invoice berstatus PAID.

Transaksi tersebut menggunakan kode kupon diskon 100 persen yang disebut sebagai bagian dari program dukungan kegiatan HITECH 2026. Setelah kupon diterapkan, sistem menerbitkan Invoice #204172 dengan nilai tagihan Rp0 dan status PAID.

Invoice itu juga mencantumkan layanan registrasi domain selama satu tahun, terhitung 2 Juli 2026 hingga 1 Juli 2027. Namun, kurang dari 30 menit setelah proses checkout selesai, registrasi domain tersebut dibatalkan.

Pihak DewaBiz menjelaskan pembatalan dilakukan karena nama domain yang diajukan terdiri dari dua karakter. Menurut perusahaan, program dukungan domain gratis HITECH 2026 hanya berlaku untuk nama domain minimal tiga karakter.

Sales Marketing DewaBiz, Ahmad Fikri Maulana, menyebut domain dengan nama di bawah tiga karakter dikategorikan sebagai domain premium dan tidak termasuk dalam cakupan program.

Namun, penjelasan lanjutan DewaBiz membuka persoalan lain. Perusahaan mengakui sistem kupon mereka belum dapat diatur untuk membatasi jumlah karakter domain saat klaim dilakukan.

“Di sistem kami kode kupon tidak bisa kami setting minimal berapa karakter untuk klaimnya,” tulis Ahmad dalam jawaban tiket layanan pelanggan, yang dikutip dari Tinta Informasi.

Pernyataan tersebut menunjukkan sistem tetap dapat menerima kode promo, menerapkan potongan harga penuh, dan menerbitkan invoice PAID untuk transaksi yang pada akhirnya dianggap tidak memenuhi syarat.

Bagi pengguna, alur ini menimbulkan pertanyaan. Jika ketentuan minimal tiga karakter menjadi syarat utama, mengapa validasi tidak dilakukan sebelum kupon diterapkan atau sebelum invoice final diterbitkan?

Dalam transaksi digital, status PAID lazim dipahami sebagai penanda bahwa proses pembayaran atau penyelesaian transaksi telah berhasil. Meski nilai invoice Rp0 karena promo, sistem tetap mencatat transaksi sebagai lunas.

DewaBiz menyebut program itu bukan promo umum, melainkan dukungan khusus untuk komunitas kegiatan HITECH 2026. Ketentuan minimal tiga karakter, menurut perusahaan, telah diinformasikan kepada komunitas penerima program.

Namun, ketentuan tersebut tidak tercantum dalam invoice yang diterbitkan sistem. Invoice hanya menampilkan layanan domain, kupon diskon 100 persen, nilai tagihan Rp0, status PAID, dan periode layanan satu tahun.

Kasus ini memperlihatkan adanya jarak antara ketentuan program dan mekanisme validasi pada sistem checkout. Aturan mungkin sudah ada di belakang layar, tetapi sistem di depan panggung justru membiarkan transaksi melaju sampai garis akhir sebelum peluit pembatalan dibunyikan.

Hingga artikel ini disusun, DewaBiz belum menjelaskan apakah akan memperbaiki mekanisme validasi kupon agar transaksi serupa tidak kembali terjadi. (NdH)

Seorang Jurnalis sekaligus Penulis Lagu dan Penikmat Rindu. Telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Sertifikasi Dewan Pers.

Baca juga
4

DJURNALIS MEDIA INDONESIA
djurnalis.com is more than just a media outlet—we are a place where ideas, criticism, concepts, and public hopes are formed. Quality information is not just for reading, but also for understanding, discussing, and serving as a foundation for building positive change.

Contact us

✆ 0822234513o6

✉ djurnalismediaindonesia@gmail.com

Company Responsible NOMOR AHU-0064038.AH.01.01.TAHUN 2022 Cek Disini
Exit mobile version