banner 728x250

Gubernur Arinal Djunaidi Tinjau Lahan Pertanian di Kabupaten Lampung Tengah

Gubernur Arinal Djunaidi Tinjau Lahan Pertanian di Kabupaten Lampung Tengah
banner 120x600
banner 468x60

Trimurjo — Gubernur meminta para petani di Desa Adipuro agar tidak langsung menjual hasil panen berupa gabah kepada para pedagang atau tengkulak. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga di pasaran yang akan menjadi pemicu inflasi serta menghindari monopoli oleh para tengkulak. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal Djunaidi saat bersilaturahmi dengan para petani serta  meninjau lahan sawah yang diperkirakan tiga minggu lagi akan memasuki masa panen di Desa Adipuro, Trimurjo, Lampung Tengah, Kamis (14/3/2024).

banner 325x300

Gubernur mengimbau agar kelompok-kelompok tani membentuk koperasi melalui program e-KPB untuk menampung hasil panen agar para petani memiliki kemandirian serta dapat lebih menyejahterakan para anggotanya. 

Baca juga:  Hari Pertama Kerja, Puluhan ASN Pemkot Bandarlampung Jalani Cuti Tahunan
Baca juga:  Eva – Deddy Melenggang Ikut Pilkada Kota Bandar Lampung 2024

Berdasarkan paparan Kementerian Pertanian RI  pada Rakor Pengendalian Inflasi di Jakarta (04/03/2024), disampaikan bahwa Provinsi Lampung masuk dalam 10 Provinsi dengan produksi beras tertinggi dengan perkiraan produksi bulan Maret 2024 sebanyak 127,42 ribu ton. Untuk bulan April 2024, perkiraan produksi sebanyak 363,63 ribu ton.

Baca juga:  Press Rellis Polres Metro Terkait Ungkap Kasus Kejahatan Sepanjang Tahun 2024.

Dalam upaya pengendalian inflasi khususnya komoditi beras, Gubernur telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 23 Tahun 2024 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Distribusi Gabah dalam rangka Pengendalian Inflasi di Provinsi Lampung. (*).

banner 325x300