Advertisement

Diduga Akibat Di Keroyok Di Orgen Tunggal, AT Kehilangan Nyawa.

Beredar video dijagat maya yang memperlihatkan sebuah acara hiburan orgen tunggal di jalan Macan RT 30 RW 12 Kelurahan Hadimulyo Timur Kecamatan Metro Pusat ricuh, Jumat (9/10/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Hal itu menyebabkan salah seorang Warga Metro Utara meninggal.

Video berdurasi 1 menit itu memperlihatkan sejumlah Pemuda saling baku hantam dan saling lempar kursi, hingga akhirnya satu orang korban di kabarkan meninggal di tempat kejadian perkara.

Baca juga:  Rakornis, Brigif 4 Marinir/BS Siap Hadapi Tantangan Tugas Intelijen Korps Marinir

Diketahui Korban yang meninggal di TKP akibat kericuhan hiburan orgen tunggal itu berinisial AT, Almarhum merupakan Warga kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara. Pria 40 tahun itu meninggal dengan sejumlah luka robek di kepala, muka dan kaki yang diduga akibat di keroyok pada saat terjadi kericuhan.

Advertisement

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum diketahui apa penyebab kericuhan di tempat hajatan dengan hiburan orgen tunggal itu, akibatnya Korban sempat di bawa ke Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro, namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong, selanjutnya untuk keperluan autopsi akhirnya korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Baca juga:  Jelang Apeksi, Eva Dwiana Instruksikan Aparatur Kelurahan “Cek Keamanan”

Kapolres Metro melalui Kasat Reskrim Iptu Rosali membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Atas kejadian tersebut Tim Tekab 308 Polres Metro langsung bergerak cepat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan berhasil mengamankan enam Orang yang diduga terlibat penganiayaan dan pengeroroyakan, sedangkan empat orang pelaku lainnya masih di dalam pengejaran” tegas IPTU Rosali.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Lampung Berkomitmen Tingkatkan Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Dalam Penyelenggaraan Pengawasan Kearsipan di Provinsi Lampung

Guna penyidikan lebih lanjut, saat ini Para Pelaku tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif dan Polisi tengah melakukan pengembangan atas peristiwa penghilangan nyawa Manusia tersebut. Tim

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Advertisement